Website Resmi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
" Panganku Beragam, Bergizi, Tersedia Cukup dan Terjangkau "

Pemberian Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara Tahun 2014

Pemberian penghargaan ketahanan pangan telah dilakukan Pemerintah melalui Departemen Pertanian sejak tahun 1979, dengan menyelenggarakan lomba intensifikasi pertanian. Pemberian penghargaan ini bertujuan memberikan apresiasi dan motivasi kelompok tani nelayan dalam meningkatkan produksi dan produktivitas pertanian, pendapatan petani dan nelayan dalam berusaha tani tanaman pangan, peternakan, perikanan, dan perkebunan.

Pemerintah juga telah memberikan penghargaan Tingkat Karya Bimbingan Intensifikasi kepada aparatur Satuan Pembina Bimbingan Masyarakat (Bimas) Provinsi dan Satuan Pelaksana Bimas Kabupaten/Kota yang telah berhasil meningkatkan koordinasi pelayanan intensifikasi. Kedua jenis kegiatan tersebut dinilai telah berhasil memberikan dampak yang positif, baik dalam rangka dinamisasi dan peningkatan peran serta petani dan kelompok tani, maupun aparat Pemerintah Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Desa dalam upaya meningkatkan kreativitas dan koordinasi.

Pengertian ketahanan pangan tidak hanya terfokus pada aspek produksi saja tetapi meliputi aspek-aspek yang lebih luas sebagaimana ditegaskan dalam Undang-Undang Nomor 18 tahun 2012 tentang Pangan, sehingga menuntut adanya perubahan, peningkatan, penyempurnaan, dan pengembangan seluruh aspek dalam penyelenggaraan ketahanan pangan. Perubahan tersebut antara lain juga menuntut semakin tingginya upaya yang harus dilakukan untuk mengkoordinasikan, mengapresiasi, serta merepresentasikan aspirasi dan partisipasi masyarakat yang terlibat dalam penyelenggaraan ketahanan pangan.

Dalam rangka membangun serta menggerakkan partisipasi dan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan di wilayah, maka pemberian penghargaan ketahanan pangan perlu diperluas mencakup aspek ketersediaan, keterjangkauan, dan konsumsi pangan. Penghargaan ketahanan pangan merupakan agenda

tahunan yang diberikan oleh Presiden RI selaku Ketua Dewan Ketahanan Pangan serta memiliki nilai dan prestise tinggi, maka diperlukan mekanisme untuk dapat menjaring calon penerima penghargaan yang benar-benar layak. Dengan demikian, penerima penghargaan dapat dijadikan inspirasi bagi masyarakat dan aparatur pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional sampai dengan perseorangan.

Upaya dan hasil karya yang luar biasa dari masyarakat, perseorangan, kelompok/kelembagaan masyarakat, kelompok/gabungan kelompok yang membentuk perusahaan skala kecil dan menengah dan aparatur pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan dan kemandirian pangan, akan diberikan penghargaan yang lebih tinggi berupa Adhikarya Pangan Nusantara (APN) oleh Presiden RI.

 

Penerima Penghargaan APN dibagi dalam 5 (lima) kategori:

1. Pelopor Ketahanan Pangan

Kategori Pelopor Ketahanan Pangan adalah perseorangan (bukan tokoh organisasi formal) yang merintis pemanfaatan aset (sumber daya alam, sumber daya manusia, sumber daya finansial, sumber daya teknologi, dan sumber daya sosial) di daerah/wilayahnya dalam mewujudkan kemandirian pangan dan ketahanan pangan.

 

2. Pemangku Ketahanan Pangan

Kategori Pemangku Ketahanan Pangan adalah perseorangan yang menjadi tokoh masyarakat (bukan Pegawai Negeri Sipil/pejabat pemerintah, bukan isteri/suami pejabat pemerintah), dan mempunyai pengaruh besar, kharisma, serta berhasil menggerakkan masyarakat di wilayahnya dalam mewujudkan Kemandirian Pangan dan Ketahanan Pangan.

 

3. Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan

Kategori Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan adalah kelompok/gabungan kelompok masyarakat/ kelembagaan ekonomi pelaku usaha pangan skala kecil dan menengah yang berhasil mengelola kegiatan produksi pangan/pemberdayaan masyarakat/pengembangan industri pangan olahan/perakitan/perekayasaan teknologi pangan dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan.

 

4. Pelayanan Ketahanan Pangan

Kategori Pelayanan Ketahanan Pangan adalah perseorangan (Pegawai Negeri Sipil, bukan Pegawai Negeri Sipil) yang berprestasi dan aktif memberikan pengabdian/pelayanan kepada masyarakat dalam mewujudkan Kemandirian Pangan dan Ketahanan Pangan di wilayahnya yang melampaui tugas pokoknya dan/atau memiliki prestasi luar biasa. Lingkup pengabdian/pelayanan mencakup antara lain penyuluhan, penelitian/pengembangan, pengawasan/pengendalian di bidang pangan, kesehatan hewan dan ikan, serta bentuk pelayanan fungsional lainnya dalam rangka pembangunan ketahanan pangan.

 

5. Pembina Ketahanan Pangan.

Kategori Pembina Ketahanan Pangan adalah kepala daerah tingkat provinsi/kabupaten/kota/desa yang berhasil menggerakkan perangkat daerah dan masyarakat dalam mengurangi kemiskinan/ kerawanan pangan/gizi buruk, meningkatkan produksi pangan, dan mempercepat diversifikasi pangan dalam mewujudkan Kedaulatan Pangan, Kemandirian Pangan, dan Ketahanan Pangan.

 

 

Jumlah Penerima Penghargaan Adhikarya Pangan Nusantara untuk masing-masing Kategori

1.  Pelopor Ketahanan Pangan = 5 orang

2.  Pemangku Ketahanan Pangan = 5 orang

3.  Pelaku Pembangunan Ketahanan Pangan (kegiatan produksi pangan, pemberdayaan masyarakat, pengembangan industri pangan olahan, atau perakitan teknologi pangan) = 50 orang

4. Pelayanan Ketahanan Pangan (penyuluhan, penelitian/ pengembangan, penga-wasan/ pengendalian) = 15 orang

5. Pembina Ketahanan Pangan

- Gubernur = 5 orang

- Bupati/Walikota = 10 orang

- Kepala Desa = 10 orang

 

Jadwal Pelaksanaan Pemberian Penghargaan APN Tahun 2014

1. Persiapan:     (Maret - Juni 2014)

- Penetapan Panitia Penyelenggara

- Penyusunan Pedoman Umum dan Petunjuk Pelaksanaan

 

2. Sosialisasi :     (Juni - Juli 2014)

- Pusat- Provinsi

- Provinsi – Daerah

 

3. Penjaringan dan Seleksi Calon :   (Juni - September 2014)

 

4. Verifikasi dan Penilaian: (Juli - Oktober 2014)

 

5. Penetapan Calon Penerima APN : ( Oktober - Nopember 2014)

 

6. Penyerahan Penghargaan : (Nopember 2014)

 

Sekretariat Penyelenggaraan APN :

1. Seleksi Tingkat Nasional

SEKRETARIAT DEWAN KETAHANAN PANGAN

Gedung E Lantai 4 Kantor Pusat Kementerian Pertanian

Jl. Harsono RM No. 3  Jakarta Selatan

Telp : + 62 21 7801045

email:

adhikaryapangannusantara@pertanian.go.id

 

2. Tingkat Provinsi

Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur

Jl. Gayung Kebonsari 173 Surabaya

Telp : + 62 31 8280879

Fax : + 62 31 8291424

email:

bkp.jawatimur@yahoo.co.id

bkp@jatimprov.go.id

 

 


« kembali ke agenda