Website Resmi Badan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur
" Panganku Beragam, Bergizi, Tersedia Cukup dan Terjangkau "

CARA BUDIDAYA GARUT ( Maranta Arundinacea )


Sumber :
- Gambar : Browsing Internet
- Balai Penelitian Tanaman Aneka Kacang dan Umbi
Jl. Raya Kendalpayak Km 8 Malang

 

garut  

 

  • Penyebaran tanaman :
    Jawa Timur, Jawa Tengah, Lampung, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Selatan, Maluku, Daerah Istimewa Aceh, Jambi, Riau, Jawa Barat.
     
  • Pemilihan bibit :
    • Diperbanyak secara vegetatif, yang diambil adalah ujung-ujung rhizoma yang panjangnya 4-7 cm dan mempunyai 2-4 mata tunas.
    • Jumlah bibit yang diperlukan 3.000- 3.500 kg bibit per hektar
  • Pengolahan tanah
    • Pengolahan tanah dibajak atau dicangkul dengan kedalaman 20 -30 cm.
    • Diberi pupuk kompos atau kandaang sebanyak 25-30 t/ha
    • Dibuat bedengan dengan lebar 120 cm, tinggi antara 25-30 cm. Jarak antar bedengan 30-50 cm
  • Penanaman :
    • Tanam pada awal musim hujan
    • Bibit ditanam secara tugal atau cangkul dengan kedalaman 8-15 cm
    • Jarak tanam yang umum sekitar 37,5 x 75 cm
  • Pemupukan :
    • Pada saat pengolahan tanah diberikan pupuk kompos atau kandaang sebanyak 25-30 t/ha
    • Diberikan Urea 350-400 kg/ha, SP-36 sebanyak 200-300 kg/ha dan 100-350 kg/ha KCl, diberikan pada saat tanaman berumur 3,5 bulan
  • Pemeliharaan
    • Penyiangan : dimaksudkan untuk membersihkan rumput dan gulma, dapat dilakukan setiap bulan selama 3-4 bulan pertama
    • Pembumbunan : dimaksudkan untuk menjaga tanah dalam kondisi tetap subur dan dapat dilakukan sekaligus dengan kegiatan penyiangan.
  • Hama dan penyakit serta pengendaliannya
    • Hama : ulat penggulung daun (Colopedes athlius Cran). Dapat dikendalikan dengan menggunakan larutan yang mengandung arsanik
    • Penyakit : penyakit akar yang disebabkan oleh Rosselina Bunodes Sacc. Dengan menjaga kebersihan dan pembuatan drainase, penyakit ini dapat dihindarkan.
  • Pemanenan
    • umur panen antara 10-12 bulan
    • jumlah panenan dapat berkisar antara 7,5 – 37 t/ha

 

<< Kembali